Mengisi listrik prabayar terdiri dari dua tahap: membeli token untuk nomor meter yang benar, lalu memasukkan kode token ke meteran. Nomor meter, nomor invoice, dan kode token memiliki fungsi berbeda. Jangan memasukkan nomor invoice sebagai token listrik.

Siapkan data sebelum membeli

  • Catat nomor meter atau ID pelanggan dari meteran maupun bukti pembelian sebelumnya.
  • Periksa kembali nama pelanggan yang muncul sebelum melanjutkan pembayaran.
  • Pilih nominal sesuai kebutuhan dan simpan bukti transaksi.

Cara memasukkan token

  1. Temukan kode token listrik 20 digit pada bukti pembelian.
  2. Masukkan angka menggunakan tombol pada meteran. Kerjakan di tempat yang cukup terang agar tidak keliru.
  3. Periksa angka yang diketik, lalu tekan tombol Enter atau konfirmasi sesuai petunjuk meteran.
  4. Tunggu pemberitahuan penerimaan token dan periksa apakah saldo energi bertambah.

Nama tombol serta pesan pada layar dapat berbeda menurut merek meter. Ikuti petunjuk perangkat yang digunakan.

Jika token ditolak

Periksa ulang digit token dan kecocokan nomor meter. Token pembelian untuk meter lain tidak dapat dipakai pada meter rumah kamu. Pastikan pula token tersebut belum pernah dimasukkan. Simpan foto pesan kesalahan dan bukti pembayaran untuk mempermudah pemeriksaan melalui penjual atau layanan PLN.

Kenapa saldo tampil dalam kWh?

Meter prabayar mencatat energi dalam kWh, bukan saldo rupiah. Jumlah energi dari pembelian dipengaruhi tarif dan komponen yang berlaku pada pelanggan, sehingga tidak tepat mengharapkan semua rumah memperoleh kWh yang sama untuk nominal pembelian yang sama.

Biasakan mengecek sisa kWh sebelum hampir habis. Simpan nomor meter di catatan pribadi agar pembelian berikutnya lebih mudah.

Referensi: Panduan layanan dan pembelian token melalui PLN Mobile. Untuk petunjuk tombol, lihat manual meter masing-masing.